Rabu, 02 September 2015

Budaya, Ciri khas, dan makanan khas Tulungagung



Kabupaten tulungagung adalah salah satu kabupaten yang terletak di Profinsi Jawa Timur Indonesia.
Tulungagung terkenal sebagai penghasil marmer terbesar di Indonesia dan terletak 154km barat daya kota Surabaya.Wisata budaya Tulungagung  memiliki beberapa kesenian khas yang bisa dijadikan sebagai magnet untuk mengangkat wisata tulungagung diantaranya:
Wayang kulit,reog gendang,jaranan,tiban,jedor,kentrung,manten kucing,langen besan.
Kesenian jaranan dan reog gendang serta wayang kulit bahan dapat dukungan yang luas dari mayoritas masyarakat Tulungagung untuk maju dan berkembang dan disukai masyarakat sekitar bahkan sering di tanggap.
Wisata Kuliner Tulungagung memiliki jajanan khas, yaitu:
  • Sate dan Gule Kambing, Sate Tulungagung berbeda dgn sate Madura dan sate Ponorogo, yg bumbunya mengandung kacang, tetapi memakai bumbu garam, merica, petis, kecap dan ditaburi irisan bawang merah dan daun jeruk. Sehingga rasanya memang khas Tulungagungan.
  • Nasi Lodho Tulungagung, Ayam dimasak kuah dgn bumbu kuning
  • Sredek, Makanan yg terbuat dari gethuk ketela putih putih, kemudian digoreng. Biasa dimakan dgn tempe goreng dan cabe mentah (sebagai lalap), adalah makanan khas Tulungagung selatan.
  • Kemplang, makanan yg terbuat dari ketela yg diparut dikasih bumbu-bumbu dibentuk pipih diatasnya dikasih kacang lotho lalu di goreng itu jg makanan khas tulungagung
  • Emping Melinjo, makanan ni terbuat dari biji blinjo yg dipipihkan
  • Kerupuk Gadung
  • Soto Ayam Kampung Tulungagung Warung terlaris ada di Sepanjang jalan Perempatan Cuiri ke selatan
  • Nasi pecel Tulungagung
  • Sompil, Lontong diiris dicampur sayur lodeh
  • Lopis, makanan seperti lontong biasanya dicampur cenil, gethuk dikasih larutan gula merah
  • Cenil Yang dibuat dari tepung ketela digiligkan biasanya buat tambahan getuk
  • Kerupuk Rambak Tulungagung Produksi kulit sapi terbanyak di seputaran Botoran Panggungrejo kota, Sembung.
  • Gethuk, singkong rebus yg dihaluskan dan dicampur dgn gula ditaburi parutan kelapa diatasnya
  • Srondeng, parutan kelapa digoreng kadang-kadang buat campuran dendeng sapi
  • Jenang sabun Jenang yg dimakan kenyal
  • Jenang Grendol, makanan terbuat dari tepung kanji
  • Geti, terbuat dari wijen kadang-kadang dicampur kacang
  • Kopi Cethe, ampas kopi yg dijadikan bahan pengoles rokok
  • Punten Pecel, nasi ketan yg dibumbui dikasih santan dan ditumbuk halus
  • Brondong Ketan,
  • Capar Tape, tape yg terbuat dari ketela pohon, dicampur toge, kemudian disiram sambal pecel.
  • Glondhong Juruh,asli Sambitan, terbuat dari kukusan ketela pohon disiram juruh kental. (mantab)
  • Sego Bantingan Nasi yg sudah dibungkus dijual secara murah meriah.
  • Gembrot, Jajanan khas tersebut biasa dijajakan di berbagai penjuru Kabupaten Tulungagung
Kebudayaan ciri khas Tulungagung:
  • Ulur-ulur,
  • Suroan,
  • tradisi temantin kucing,
  • peringatan IMPLEK.
Contoh ciri khas Tulungagung (MANTEN KUCING):
Description: budaya khas daerah Tulungagung


Tidak ada komentar:

Posting Komentar